Diposting pada tanggal 4 November 2021
Akhir-akhir ini, perbincangan mengenai Law of Attraction (LOA) muncul di platform media sosial. Hal ini akhirnya membuat semakin banyak yang mengetahui konsep LOA ini, termasuk saya. Jujur, saya baru mengetahuinya setelah membaca sedikit-sedikit pengalaman orang lain di media sosial tentang LOA ini. Saya pun jadi tertarik untuk mendalaminya dengan membaca berbagai publikasi dan artikel. Dan ya, saya rasa LOA merupakan something special, novel, and magical. Dan hal ini sangat erat hubungannya dengan pembelajaran yang saya ( Muhammad Kamim) ajaran di dalam konsep fisika.
Kalau kata komunitas global the Law of Attraction yang berdiri sejak 2014, LOA itu adalah sebuah kemampuan kita untuk attract atau “menarik” apa pun yang sedang kita fokuskan atau pikirkan ke kehidupan kita sendiri. “Whether we are doing it knowingly or unknowingly, every second of our existence, we are acting as human magnets sending out our thoughts and emotions and attracting back more of what we have put out,” katanya. Sederhananya, Law of Attraction adalah sebuah sikap mempercayai bahwa setiap peristiwa positif atau negatif yang terjadi dalam hidup bukanlah sebuah ketidaksengajaan, tapi itu terjadi karena individu itu sendiri yang menghendakinya.
Mungkin kalian pernah merasakan LOA ini, seperti ketika kalian kangen seseorang tiba-tiba orang tersebut menelpon atau chat kalian. Atau ketika kalian berharap kelas dibatalkan dan benar saja dosen kalian saat itu tidak bisa hadir ke kelas. Hal-hal sederhana tersebut adalah salah satu contoh konsep LOA ini bekerja di kehidupan kita. Apa yang kita pikirkan, semesta menghendakinya tanpa atau dengan kita menyadarinya, Mistakung ( Yohanes Surya)
Law of Attraction, mungkin bisa menjadi salah satu jalan keluar yang bisa ditempuh para generasi muda yang rentan depresi dan galau. Saat ini ekspektasi life goals dan lifestyle semakin tinggi standarnya di masyarakat urban. Apalagi di masa depan mungkin bisa semakin meninggi standarnya, membuat generasi muda saat ini jadi cenderung work so hard to fulfill that standard. Padahal, standar yang ada tersebut diciptakan dari gengsi yang berkembang di masyarakat, tidak melihat bahwa kemampuan individu itu berbeda-beda. Hidup enak tuh seperti orang kelas menengah ke atas, punya rumah besar dan mewah, kendaraan pribadi, barang bermerek, liburan ke luar negeri secara berkala, dan lain sebagainya. Untuk masyarakat yang bukan kelas atas, melihat standar yang terpatri mengenai hidup enak tersebut berubah menjadi sebuah pressure bagi mereka.
Pressure tersebut menjadi ketakutan bagi mayoritas generasi muda yang saat ini masih menempuh pendidikan atau baru memulai kariernya. Mereka sudah memulai berpikir, akan seperti apa saya di masa depan? Beban pikiran tersebut terus berkembang dari hari ke hari tiada hentinya. Mereka akan terus berusaha untuk bisa hidup enak dengan bekerja keras. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan bekerja keras untuk meningkatkan derajat hidup. Toh, memang sudah hakikatnya manusia menginginkan yang terbaik bagi dirinya sendiri. Hanya saja, yang menjadi masalah adalah mereka terkadang abai dan tidak memikirkan kesehatan mereka sendiri, baik itu fisik maupun secara mental. Pikiran negatif pun sedikit demi sedikit menelusup beban pikiran mereka yang ingin menikmati hidup enak dengan standar masyarakat urban, yang nantinya akan mengganggu kegiatan produktif mereka sendiri.
Sering kali kita menemukan seseorang yang kesehatan mentalnya terganggu karena pressure dari masyarakat. Karena kerasnya dunia kerja dan standar gaya hidup yang tinggi tersebut, mereka mengalami penurunan motivasi, cemas, dan bahkan putus asa karena merasa dirinya tidak mampu untuk meraih apa yang diinginkan.
Overthinking, adalah salah satu kebiasaan yang bisa berkembang menjadi gangguan kecemasan atau anxiety disorder atau lebih parahnya lagi depresi. Overthinking biasanya berkaitan dengan negative thought. Mayoritas orang pasti cemas dengan sesuatu yang buruk yang akan terjadi, atau yang sudah terjadi. Berdasarkan konsep LOA ini, pikiran negatif tersebut bisa menjadi sesuatu yang nyata. Apa yang individu pikirkan, baik atau buruk, akan menentukan apa saja yang individu tersebut terima di kemudian hari.
Terlepas dari apakah LOA ini mistis atau saintis, saya rasa ini bisa mengubah persepsi dan kebiasaan kita sebagai generasi muda yang suka sekali overthinking dan rentan depresi. Jika kita percaya, kita mau tidak mau akan “terpaksa” untuk menghentikan kebiasaan overthinking kita tersebut yang dipenuhi oleh pikiran negatif. Kita tentunya takut pikiran negatif kita menjadi kenyataan, bukan? Karenanya, tidak salah bagi kita untuk percaya akan LOA ini, untuk menjadikan kehidupan kita lebih positif lagi ke depannya. Jika kita positif terus, kemungkinan kita menjadi lebih bahagia akan semakin besar. Karena bagi saya, hidup bahagia itu adalah life goals!
Muhammad kamim
SMKN 1 sidoarjo
Versi cetak
SMKN 1 Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi pendidik melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Pelaksana Pendidikan dan...
Suasana haru menyelimuti Lapangan SMKN 1 Sidoarjo dalam kegiatan penyerahan kembali murid kelas XII kepada orang tua/wali murid yang dilaksanakan secara sederhana melalui apel seko...
Saatnya Bergabung Menjadi Generasi Vokasi Unggul Kabar baik bagi lulusan SMP/MTs/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah vokasi unggulan. SMKN 1 Sidoarjo resmi memb...
Membuka Jalan Karier Global, Menyiapkan Lulusan Berdaya Saing Internasional Dalam upaya memperluas peluang kerja lulusan sekaligus menyiapkan generasi muda yang kompeten di tingka...
Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, adaptif, dan berorientasi masa depan, SMKN 1 Sidoarjo melaksanakan Kegiatan Observasi Industri Tahun 2026 b...
Kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar SMKN 1 Sidoarjo. Sebanyak 33 peserta didik berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 dan diterima...
Berikan pendapatmu dari Web SMKN 1 Sidoarjo
![]() | Visitors | : | 809634 Visitor | ||||
![]() | Hits | : | 1730615 hits | ||||
![]() | Month | : | 523413 Users | ||||
| Today | : | 287 Users | ||||
![]() | Online | : | 2 Users | ||||